WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan secara simbolis mendulang intan dan menyatukan kepingan intannya, dilakukan oleh Inspektur Utama Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dadang Hardiwan, Kepala BPS Provinsi Kalsel Mukhamad Mukhanif dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalsel, Haris Munandar.
Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan resmi dicanangkan Gubernur Kalsel, H Muhidin pada Rabu (1/7/2026)
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini sendiri telah dimulai sejak Mei hingga Agustus mendatang.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang menghasilkan data lengkap mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan usaha di berbagai sektor ekonomi.
Data tersebut menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga Keutamaan Surat At-Taubah 128-129, Mudahkan Segala Hajat
Baca Juga Warga Kalsel dan Kalteng Terdampak Pemadaman Listrik Bisa Dapat Diskon
“Pelaksanaan sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang wajib kita sukseskan. sensus ini, bukan hanya tugas BPS, tetapi kepentingan seluruh warga indonesia, agar kita bisa menata perekonomian, dengan basis data yang akurat dan lengkap,” sampai Gubernur H. Muhidin.







