Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menyediakan layanan bus gratis selama penyelenggaraan pameran Hari Jadi. Armada tersebut akan melayani rute berkeliling dari sejumlah titik strategis untuk memudahkan masyarakat menuju lokasi kegiatan.

“Selama pameran nanti kita siapkan bus yang beroperasi berkeliling dari beberapa titik menuju lokasi acara. Untuk sementara disiapkan tiga unit dan jumlahnya bisa kita tambah sesuai kebutuhan agar masyarakat lebih mudah datang,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penyempurnaan identitas visual Hari Jadi, termasuk perubahan warna pada logo agar menggunakan warna merah marun sehingga tampil lebih harmonis.

Menurut Muhidin, efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyelenggaraan tahun ini.

Dana yang sebelumnya digunakan untuk membangun panggung besar dinilai lebih baik dialihkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.

“Kita tidak perlu membuat panggung yang berlebihan. Lebih baik anggaran dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti doa bersama dan kegiatan yang melibatkan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bagian dari semarak Hari Jadi, berbagai kegiatan olahraga juga akan digelar dengan melibatkan seluruh SKPD dan masyarakat, seperti tinju, senam, jalan sehat, sepeda santai, hingga berbagai perlombaan lainnya yang diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan mendorong pola hidup sehat di Kalimantan Selatan.

Melalui konsep yang lebih sederhana namun bermakna tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap peringatan Hari Jadi ke-76 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, rasa syukur, serta pelayanan kepada masyarakat Banua. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)

Editor Restu