Bahkan, Globo Esporte mengklaim memperoleh percakapan WhatsApp (WA) seorang pejabat dari kubu Cape Verde yang menyebut kasus itu masalah pribadi Ryan Mendes, sehingga federasi sepak bola negara tersebut tidak menanggapi.

Langkah berbeda ditegaskan Kepolisian Selandia Baru yang menyatakan penyelidikan yang telah dilakukan sejak April akan terus berlangsung. (wartabanjar.com)