Hal senada disampaikan oleh Teuku Hamzah, salah satu perwakilan peserta berprestasi lainnya. “Pelatihan ini tidak hanya membekali kami dengan keahlian teknis operasional berat, tetapi juga menanamkan kesadaran penuh akan pentingnya budaya keselamatan kerja di lapangan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari angkatan pertama yang membuka jalan bagi putra daerah lainnya," jelasnya.

Dengan selesainya program ADOP batch 1 2026, para operator muda CK siap memberikan kontribusi terbaik, mendongkrak produktivitas, serta menjadi bagian dari pembangunan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. ADOP sebelumnya telah dijalankan di area operasional di Kalimantan Selatan pada 2025.

“Salah satu misi yang dicetuskan oleh pendiri perusahaan adalah secara terus menerus menciptakan lapangan kerja yang layak dan berkualitas bagi sebanyak mungkin rakyat Indonesia. Semangat itulah yang terus diwujudkan Cipta Kridatama melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia, termasuk ADOP,” tutup Roni.

CK akan terus berinvestasi pada masa depan pekerjanya dengan menjadikan program seperti ADOP sebagai upaya nyata, dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia bersaing di industri pertambangan profesional. (Wartabanjar.com/*)