Baca Juga: 11 Tim Berkomitmen Tetap Bertahan di MotoGP Hingga 2031
Perubahan aturan ini membuat momen start MotoGP berpotensi kembali mengandalkan kemampuan alami pebalap dalam mengatur traksi, kopling, dan distribusi tenaga. “Sempurna. Ini lebih aman,” kata Toprak.
Meski begitu, Toprak menilai penggunaan perangkat belakang yang masih diperbolehkan, tetap membantu pebalap menjaga kontrol saat start dibanding benar-benar tanpa bantuan apapun.
Front Start Device mulai dipakai pada 2019. Merupakan perangkat pada motor MotoGP yang berfungsi menurunkan dan mengunci posisi suspensi depan saat start.
Tujuannya, untuk mengurangi gejala wheelie atau terangkatnya roda depan, ketika pebalap membuka gas secara agresif dari posisi diam.
Dengan roda depan lebih stabil menempel ke aspal, tenaga mesin bisa disalurkan lebih maksimal sehingga akselerasi awal menjadi lebih cepat dan konsisten.
Sistem ini biasanya diaktifkan sebelum start dan akan kembali ke posisi normal setelah motor mencapai kondisi tertentu saat mulai melaju.
Dengan hilangnya bantuan elektronik dan mekanis saat start, kemampuan pebalap mengatur kopling dan kontrol motor kembali menjadi faktor penting.
Marco Bezzecchi Kena Denda Gara-gara Latihan Start
Marco Bezzecchi harus menerima hukuman dari FIM Stewards, di sela-sela FP1 MotoGP Belanda 2026. Pembalap Aprilia Racing itu dijatuhi denda sebesar 2.000 euro atau sekitar Rp40,8 juta setelah melakukan pelanggaran saat sesi latihan start. Jumat siang.







