Keputusan tersebut diumumkan oleh panel steward MotoGP. Dalam surat itu dijelaskan bahwa pelanggaran terjadi pada pukul 11.38 waktu setempat, tepat saat sesi latihan start setelah Practice MotoGP berlangsung.
Masalahnya bukan karena Bezzecchi melakukan start latihan, melainkan posisi motornya saat menjalani prosedur tersebut, hanya boleh dilakukan ketika tidak ada motor lain yang sedang diam di depan pembalap.
Aturannya cukup jelas. Pembalap yang tiba lebih dulu di area latihan start harus berada di posisi paling depan. Setelah itu, pembalap yang datang berikutnya wajib mengantre di belakangnya dan seterusnya.
Dengan kata lain, seorang rider tidak diperbolehkan melewati motor lain yang sudah lebih dulu berhenti, lalu mengambil posisi di depannya.
Namun, tindakan Bezzecchi dinilai tidak sesuai dengan instruksi yang telah diberikan kepada seluruh tim dan pembalap MotoGP. Karena itulah, rider bernomor 72 tersebut dianggap melanggar Pasal 3.3.2.2 Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM.
Dalam dokumen tersebut juga disebutkan, bahwa ini merupakan pelanggaran kedua yang dilakukan Bezzecchi terkait prosedur serupa. (Wartabanjar.com)







