Sementara itu, Dokter Kloter BDJ 14, dr. Farah Diba, memastikan seluruh jemaah yang diberangkatkan tahun ini berhasil kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.

Menurutnya, selama berada di Arab Saudi, sebagian jemaah sempat mengalami batuk dan pilek akibat cuaca ekstrem, bahkan ada satu orang yang sempat menjalani perawatan.

“Alhamdulillah semua bisa tertangani dengan baik. Ada satu jemaah yang sempat dirawat, tetapi kondisinya membaik dan bisa pulang bersama kloter. Berangkat 349 orang dan pulang dengan jumlah yang sama, semuanya kembali dengan selamat,” ungkapnya.

Ia mengaku berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi selama bertugas menjadi pengalaman yang berharga.

BACA JUGA: 330 Anggota Jemaah Haji HST Pulang, Keluarga Diminta Sambut di Masjid Agung Barabai

BACA JUGA: Pertama Kali Bertugas, dr. Farah Diba Siap Dampingi Calon Jemaah Haji HST di Tanah Suci

“Dengan izin Allah, seluruh jemaah bisa kembali dalam keadaan sehat. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai petugas,” ucapnya.

Salah seorang jemaah asal Birayang, H. Ahmad Sabaruddin, mengaku bersyukur dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.

Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan Kementerian Haji dan Umrah serta Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

“Alhamdulillah perjalanan haji kami berjalan lancar. Kami sangat terbantu dan merasa tenang selama menjalankan ibadah. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan Kementerian Haji yang telah memberikan pelayanan dengan baik hingga kami bisa kembali ke daerah dalam keadaan selamat,” katanya. (wartabanjar.com/Adew)

Editor: Yayu