Empat Kecamatan di HST Bentuk Posyantek, Wadah Inovasi Desa dan Pengembangan Produk Warga
Keberadaannya diharapkan menjadi pusat informasi, pembelajaran, dan pendampingan bagi warga dalam mengembangkan sektor pertanian, UMKM, kerajinan maupun usaha produktif lainnya.
“Saya berharap melalui kegiatan ini akan lahir aparatur desa dan pengelola Posyantek yang semakin kompeten, inovatif, dan mampu menjadi penggerak transformasi digital di desanya masing-masing,” harapnya.
Selain penguatan Posyantek, peserta juga dibekali keterampilan membuat konten digital sederhana menggunakan telepon pintar.
Materi tersebut disampaikan oleh Zainal Arifin dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) HST.
Peserta mendapatkan materi mengenai teknik pengambilan foto dan video, pengeditan sederhana menggunakan aplikasi gratis, hingga strategi mempublikasikan konten melalui media sosial desa, agar lebih menarik dan mudah menjangkau masyarakat.
Narasumber lainnya, Bagus Yudha Purnama, memaparkan transformasi tata kelola desa melalui platform Sideka-NG serta pentingnya penggunaan domain resmi desa.id, sebagai identitas hukum pemerintah desa di ruang digital, sekaligus melindungi desa dari pemalsuan informasi.
Pemerintah Kabupaten HST pun menyatakan siap memberikan pendampingan lanjutan, bagi desa-desa yang ingin mengembangkan potensi masyarakat melalui Posyantek dan transformasi digital. (wartabanjar.com/Adew/*)