Dugaan Serangan Anjing Liar ke Ternak Warga di HST, Dinas Pertanian Ingatkan Kasus Rabies

WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kasus rabies yang sempat menggegerkan warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada akhir Februari 2026, membuat Dinas Pertanian HST kembali mengingatkan masyarakat pentingnya vaksinasi hewan peliharaan.

Terlebih dengan adanya dugaan serangan anjing liar terhadap ternak yang terjadi pekan ini.

Sementara itu, Selasa (23/6/2026), warga Desa Batang Bahalang, Kecamatan Labuan Amas Selatan, dihebohkan dengan kematian empat ekor domba milik peternak Asmuni (48).

Berdasarkan keterangan pemilik ternak dan video yang beredar, hewan tersebut diduga diserang anjing liar yang masuk ke area kandang.

Kepala Dinas Pertanian HST, melalui Dokter Hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Bayu Rakhmat M, mengatakan pihaknya hampir selalu bergerak setiap kali menerima laporan kasus gigitan hewan maupun dugaan rabies.

Baca Juga Ungkap Dugaan Pembakaran Rumah di Murung Pudak, Polres Tabalong Periksa Suami Korban

Baca Juga Polres Tanah Laut Terjunkan Personel Gabungan Amankan Pembangunan Jembatan di Desa Tabanio

“Kalau ada laporan, kami langsung melakukan penanganan. Sampel yang berhasil didapat akan kami kirim ke laboratorium untuk memastikan statusnya,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurut Bayu, selain kasus di Tilahan, pihaknya juga pernah menangani kasus serupa di wilayah Atiran, Kecamatan Batang Alai Timur, yang hasil pemeriksaannya juga dinyatakan positif rabies.