WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Sejumlah jabatan strategis yang masih kosong di PT BPR Tabalong Bersinar ditargetkan dapat terisi secara definitif pada tahun 2026.

Pengisian posisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan daya saing bank milik daerah itu.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Tabalong, Jelita Anggraini, mengatakan pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan proses pengisian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk tahapan sertifikasi dan uji kelayakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami secepatnya berencana mengisi, tetapi prosesnya harus mengikuti prosedur yang ditetapkan OJK. Para calon harus mengikuti pelatihan dan sertifikasi terlebih dahulu. Insyaallah targetnya tahun ini bisa tercapai dan kami harap tidak sampai akhir tahun," ujar Jelita, Selasa (16/6/2026)

Ia menjelaskan, para calon telah mengikuti proses sertifikasi pada Juni 2026. Selanjutnya, fit and proper test bersama OJK dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.

Menurut Jelita, terisinya seluruh posisi strategis secara definitif akan memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan profesionalisme manajemen PT BPR Tabalong Bersinar. Kondisi tersebut juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Tabalong, Winarto, menegaskan bahwa proses pengisian jabatan harus mengedepankan profesionalisme dan tetap mengikuti seluruh prosedur yang berlaku.

"Kalau posisi ini bisa terisi dan manajemennya sehat, maka ke depan bank ini kami harapkan bisa bersaing dengan bank-bank konvensional milik pemerintah. Sampai sekarang BPR ini menjadi salah satu yang terbaik di Kalimantan Selatan dan itu harus dipertahankan," kata Winarto.

Ia juga mendorong pemerintah daerah agar lebih serius menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengisi posisi dewan direksi, dewan pengawas, maupun komisaris di PT BPR Tabalong Bersinar.

"Kami ingin ada kepastian jadwal sehingga seluruh proses pengisian jabatan dapat tuntas tahun ini. Prosedurnya harus tetap ditempuh dengan benar," ujarnya.