Tantangan berikutnya melawan Meksiko akan menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur seberapa jauh mereka mampu melangkah di turnamen ini.

Jika Korea Selatan menang dengan perpaduan teknik dan intensitas, Australia menunjukkan wajah berbeda.

Socceroos mungkin tidak memainkan sepak bola paling indah, tetapi mereka tahu cara memenangkan pertandingan.

Turki menjadi korban pertama efektivitas Australia di Grup D.

Kemenangan 2-0 diraih lewat permainan yang disiplin dan sangat terorganisasi.

Mereka tidak membutuhkan dominasi penguasaan bola untuk mengendalikan pertandingan.

Justru kesederhanaan itulah yang membuat Australia berbahaya.

Mereka bertahan dengan rapi, bekerja keras di setiap lini, lalu menghukum lawan ketika peluang datang.

Bagi banyak pengamat, kemenangan atas Turki menjadi bukti bahwa Australia masih menyimpan karakter khas tim turnamen.

Mereka mungkin tidak selalu menjadi favorit, tetapi hampir selalu mampu membuat lawan kesulitan.

Laga berikutnya melawan Amerika Serikat diperkirakan menjadi salah satu duel paling menarik di Grup D.

Jika mampu kembali meraih poin, jalan Australia menuju babak gugur akan semakin terbuka.

Di antara tiga wakil Asia yang sudah tampil, Jepang mungkin menghadapi lawan terberat.

Berhadapan dengan Belanda di Grup F, banyak pihak memperkirakan Samurai Biru akan kesulitan menghadapi kekuatan Total Football modern.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Jepang tampil berani sejak awal pertandingan.

Mereka tidak bermain bertahan total, tidak pula menunjukkan rasa inferior terhadap lawannya.

Dengan organisasi permainan yang rapi dan transisi cepat khas Hajime Moriyasu, Jepang mampu memberikan perlawanan sengit.

Hasil akhirnya adalah imbang 2-2, sebuah skor yang terasa seperti kemenangan moral bagi Samurai Biru.

Menahan tim sekelas Belanda menunjukkan bahwa Jepang kini benar-benar berada dalam level persaingan yang sama dengan negara-negara elite dunia.

Satu poin dari pertandingan pembuka juga menjadi modal berharga.

Dengan masih tersisa laga melawan Tunisia dan Swedia, peluang Jepang untuk melaju ke fase gugur tetap sangat terbuka.

Lebih dari itu, hasil melawan Belanda memperlihatkan bahwa Jepang bukan hanya datang untuk lolos grup.