Pertamina EP Tanjung Field Pererat Sinergi dengan Wartawan Lewat BASO IGA PHI

Menurut Dony, perusahaan memandang media massa sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi publik yang objektif, akurat, dan berimbang.

“Kami menyadari kebutuhan perusahaan untuk berkolaborasi dengan media massa dalam menyampaikan informasi publik yang obyektif, akurat, dan berimbang sehingga diperlukan suatu wadah yang dapat terus menjaga kualitas hubungan antara media dan perusahaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, BASO IGA PHI dirancang sebagai ruang komunikasi yang lebih santai namun tetap produktif dan efektif agar mampu mendorong lahirnya pemberitaan yang berkualitas mengenai perusahaan dan industri hulu migas.

Dalam kesempatan itu, PHI turut memperkenalkan Apresiasi Pewarta Energi Kalimantan (APEKA), yakni kompetisi karya jurnalistik bagi insan media melalui penulisan berita terkait aktivitas industri hulu migas perusahaan.

Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan kedua APEKA dengan periode pengumpulan karya dibuka hingga 16 Agustus 2026.

Dony juga memaparkan secara singkat mengenai Kontrak Kerja Sama Migas serta tantangan yang saat ini dihadapi PEP Tanjung Field.

Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya berfokus pada pencapaian target produksi, tetapi juga menjaga kelancaran penyaluran minyak melalui jaringan pipa sepanjang 236,4 kilometer menuju RU V Balikpapan sebagai bagian penting dari rantai pasok energi nasional.

“Oleh karena itu, dalam pertemuan BASO IGA PHI kali ini, perusahaan ingin terus membangun relasi yang kuat dan meningkatkan pemahaman rekan-rekan media tentang industri hulu migas nasional sehingga menghasilkan berita dan edukasi publik yang berkualitas,” katanya.