Solusi yang tampaknya menjadi pilihan John Herdman ialah memainkan keduanya secara bergantian. Hal ini sudah terlihat sejak juru taktik asal Inggris itu menakhodai Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026.
Pada agenda itu, Maarten Paes dipasang terlebih dahulu saat menghadapi St Kitts and Nevis. Pada laga berikutnya, giliran Emil Audero yang mendapatkan kepercayaan sebagai starter saat menghadapi Bulgaria.
Bukan tidak mungkin, rotasi semacam inilah yang nantinya akan digunakan Herdman untuk menentukan sosok kiper yang diandalkan Timnas Indonesia, ketika menghadapi laga-laga internasional berikutnya.
Namun, eks kiper Timnas Indonesia era 1980-an, Hermansyah, berani menunjuk Emil Audero layak sebagai kiper utama.
“Kalau saya disuruh memilih, Emil Audero jadi pilihan pertama saya. Dia sangat cocok untuk style permainan John Herdman, karena pelatih menuntut kiper jadi pemain pertama untuk membangun permainan lewat kaki. Soal ini, Emil Audero lebih bagus dari Maarten Paes,” katanya.
Hermansyah pun menyebut komentar pelatih Ajax terkait kualitas build up yang dimiliki Maarten Paes.
“Kalau tak salah, pelatih Ajax pernah mengomentari kemampuan build up Maarten Paes, yang kurang bagus. Jadi, saya punya pandangan sama,” sebutnya.
Akan tetapi, pria yang pernah membawa Mastrans Bandung Raya juara Liga Indonesia pada 1994 ini yakin, Maarten Paes akan memperbaiki kekurangannya itu. Karena perbaikan itu bermanfaat bagi yang bersangkutan untuk mendapat kepercayaan bermain di Ajax dan Timnas Indonesia.







