Profil Calon Rektor ULM (2): Dr Iwan Aflanie, dari Kamar Forensik ke Ruang Akademik Kampus
Kariernya di lingkungan ULM berkembang dari ruang kuliah hingga beragam jabatan strategis.
Ia pernah menjabat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarmasin, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran, hingga dipercaya menjadi Dekan Fakultas Kedokteran ULM.
Saat pandemi COVID-19 melanda, Iwan Aflanie berperan dalam berbagai kebijakan dan edukasi kesehatan masyarakat, termasuk penanganan forensik dan tata kelola jenazah COVID-19.
Pada Desember 2022, ia dilantik sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik ULM.
Dalam posisi ini, Iwan Aflanie mengemban tanggung jawab besar untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat akreditasi program studi, mengembangkan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta menjaga integritas akademik di lingkungan kampus.
Namanya juga aktif terlibat dalam berbagai agenda strategis universitas, mulai dari pengembangan riset hingga penguatan tata kelola akademik.
Bagi banyak sivitas akademika ULM, Iwan Aflanie bukan sekadar administrator kampus.
Pengalaman panjang sebagai mantan aktivis mahasiswa, dokter forensik dan pemimpin fakultas membuatnya terbiasa menghadapi persoalan dengan pendekatan ilmiah, objektif, dan berbasis data.
Kini, di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, Iwan Aflanie menjadi salah satu figur yang ikut menentukan arah masa depan ULM sebagai perguruan tinggi unggulan, terutama dari sisi akademik dan kualitas pendidikan.
Bersambung ke seri (3): Profil Prof Muthia Elma.
(wartabanjar.com/berbagai literasi)