Operasi Antik Intan 2026, Polda Kalsel Amankan 12,5 Kg Sabu-sabu dan Ribuan Butir Obat Terlarang
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar press rilis hasil Operasi Antik Intan Tahun 2026, di Loby Rutan Dit Tahti Polda Kalael, Kota Banjarmasin, Kamis (4/6/2026) siang.
Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Eko Irianto memaparkan, barang bukti yang diamankan kali ini merupakan hasil pengungkapan operasi dari tanggal 12 Mei sampai 25 Mei 2026.
"Barang bukti yang diamankan sebanyak 12.534,80 gram sabu-sabu, 183 butir ekstasi, 133 butir Carnophen, 368 butir Psikotropika, dan 6.344 butir obat-obatan daftar G,” papar Karo Ops, didampingi Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Baktiar Joko Mujiono.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Anak di Tabalong Berakhir dengan Mediasi
"Dari pengungkapan tersebut, kita mengamankan sebanyak 362 orang tersangka, dari total 285 kasus, di antaranya ada 340 orang tersangka laki-laki, dan 22 orang tersangka wanita,” tambahnya
Dari pengungkapan tersebut, beber, pihaknya berhasil menyelamatkan sebanyak 64.521 jiwa dari bahaya narkotika.
"Apabila diuangkan, barang bukti tersebut diestimasikan kurang lebih senilai Rp22,8 Miliar," beber Eko.
Lebih lanjut, tutur Eko, kegiatan ini bertujuan untuk menginformasikan kegiatan Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dan jajaran, dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalsel.
“Oleh sebab itu, kepolisian selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, dalam upaya melakukan pencegahan, penanggulangan, maupun memberantas peredaran narkotika,” tutur Eko.
Ia mengimbau agar seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada, jangan sampai menjadi korban penyalahgunaan narkotika.
“Yang namanya narkotika ini sudah menjadi musuh besar bagi negara, dan seluruh masyarakat Indonesia, karena dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain,” imbaunya
Eko juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat apabila melihat atau pun mendengar adanya informasi tentang tindak pidana narkotika, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.
“Karena keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak terlepas dari bantuan dan dukungan masyarakat dan juga awak media,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Iqnatius)