5 Tips Atasi Bayi GTM, Jangan Beri Gadget

WARTABANJAR.COM – Hadapi bayi yang melakukan gerakan tutup mulut atau GTM banyak membuat ibu stres, Kamis (4/6).

Sebab anak yang masih berada pada periode emas alias dua tahun pertama kehidupan sangat membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang.

Apalagi GTM membuat asupan nutrisi yang tidak terpenuhi. Hingga menjadi penyebab adalah stunting.

GTM umum terjadi pada anak-anak, terutama pada usia 1-5 tahun.

Penting untuk dipahami bahwa GTM bukanlah diagnosis medis, melainkan sebuah perilaku yang perlu diidentifikasi penyebabnya.

Baca Juga Tips Sehat, 5 Buah Penurun Kolesterol Tinggi Saat Konsumsi Daging Berlebih di Idul Adha

Baca Juga 5 Cara Ampuh Hilangkan Komedo Putih Whitehead Membandel di Wajah

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), GTM dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari masalah psikologis hingga masalah kesehatan tertentu.

Pada fase GTM, anak berisiko mengalami penurunan asupan nutrisi.

Karena itu, penting memastikan kebutuhan gizi hariannya tetap terpenuhi, terutama zat gizi mikro seperti zat besi, zinc, vitamin D, kalsium, serta DHA/omega yang berperan dalam tumbuh kembang anak.

Jika asupan makan padat sedang menurun, orang tua dapat mempertimbangkan susu pertumbuhan sesuai rekomendasi usia untuk membantu mencukupi energi dan nutrisi penting selama fase GTM.

Berikut beberapa cara mengatasi anak GTM yang bisa ibu coba terapkan:

1. Penuhi kebutuhan nutrisi hariannya

Saat baru belajar makan, mungkin anak tidak bisa langsung menerima banyak makanan.

Namun, hindari memberikan porsi makan yang berlebihan dan memaksa Si Kecil menghabiskannya. Berikan saja secukupnya atau sesuai dengan kemampuan makan anak.

Ibu harus mengetahui bahwa anak berisiko mengalami penurunan asupan nutrisi. Karena itu, penting memastikan kebutuhan gizi hariannya tetap terpenuhi.

Selain itu, ibu juga dapat mempertimbangkan susu pertumbuhan sesuai rekomendasi usia untuk membantu mencukupi energi dan nutrisi penting selama fase GTM.