Tekan Pernikahan Dini dan Stunting, Ketua TP PKK Banjar Dorong Penguatan Pendidikan
WARTABANJAR.COM, ASTAMBU - Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar mendorong penguatan sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan keluarga dan menekan berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Banjar, Hj. Nurgita Tiyas saat penilaian peningkatan kualitas keluarga daerah di Desa Astambul Seberang, Kecamatan Astambul, Rabu (3/6/2026).
Menurut Nurgita, pembinaan yang dilakukan TP PKK bersama organisasi perangkat daerah mencakup berbagai aspek penting dalam pembangunan keluarga, mulai dari kebersihan lingkungan, penataan pekarangan, pemanfaatan Kebun PKK, tertib administrasi hingga peningkatan ekonomi keluarga.
“Pemerintah daerah menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kompetisi untuk meraih kemenangan, melainkan sebuah ikhtiar mendasar untuk memenuhi hak-hak masyarakat dan meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.
Selain pembenahan fisik dan ekonomi, sektor pendidikan menjadi perhatian utama dalam pembinaan yang dilakukan di Kecamatan Astambul.
Nurgita mengimbau para orang tua dan kader untuk terus mendorong anak-anak agar tetap melanjutkan pendidikan dan tidak putus sekolah.
“Pendidikan adalah gerbang perubahan peradaban untuk membawa nasib dan ikhtiar kita ke arah yang lebih baik. Di era 2026 ini, kesetaraan akses pendidikan antara anak laki-laki dan perempuan harus menjadi perhatian bersama karena pendidikan adalah hak mutlak setiap warga negara,” jelasnya.
Ia meyakini penguatan pendidikan dan pembinaan keluarga dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat.
Menurutnya, upaya tersebut diharapkan mampu menekan angka pernikahan dini, mengurangi perceraian serta mencegah stunting di Kabupaten Banjar.
“Kalau keluarga kuat dan pendidikan anak terjaga, maka dampaknya akan dirasakan pada banyak sektor kehidupan masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap program yang telah berjalan di Desa Astambul Seberang.
Melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan program yang telah dibangun dapat berjalan berkelanjutan.
BACA JUGA: Cegah Stunting di Kabupaten Banjar, 5 Puskesmas ini Dapat Bantuan