Di sisi lain, ia juga memberikan sejumlah masukan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan.
Salah satu catatan yang disampaikan berkaitan dengan fasilitas penyimpanan arsip yang dinilai perlu diperbarui agar pelayanan pertanahan dapat berjalan lebih optimal.
“Tadi saya sampaikan ke Pak Kantah untuk menambah mungkin dalam mesin-mesin penyimpanannya bisa diperbaharui,” jelas Ossy.
Terlepas dari catatan tersebut, Ossy menilai Kantor Pertanahan Banjarbaru memiliki modal yang kuat untuk meraih predikat WBBM.
Salah satunya berasal dari sejumlah capaian yang telah diraih kantor tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
“Kantah Banjarbaru ini juga sudah mendapatkan penghargaan WTAB, lalu juga wilayah bebas dari korupsi (WBK),” bebernya.
Tak hanya itu, Kantor Pertanahan Banjarbaru juga telah memiliki jalur disabilitas, sistem pelayanan daring serta tujuh loket pelayanan yang mampu mengurangi antrean masyarakat.
“Saya lihat fasilitas yang ada di kantor ini cukup mendukung,” ungkapnya.
Ossy berharap target meraih predikat WBBM dapat diwujudkan melalui kerja sama seluruh jajaran di lingkungan Kantor Pertanahan Banjarbaru.
“Mudah-mudahan ini bisa diperjuangkan oleh para Kakan beserta seluruh jajaran agar bisa diraih secepat mungkin,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







