Jelang PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Stadion Puskas Arena Menanti Siapa Raja Eropa
WARTABANJAR.COM - Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026), menjadi saksi siapa yang menjadi raja Eropa di Final Liga Champions UEFA 2025/2026 antara Paris Saint Germain versus Arsenal.
Stadion yang bisa menampung suporter sekitar 70 ribu kursi ini, sebelumnya sukses menggelar Piala Super UEFA 2020, beberapa laga Euro 2020, dan final Liga Europa 2022-2023.
Selain itu, stadion ini juga memiliki fasilitas yang mewah dan modern, berkapasitas besar serta memiliki status stadion bintang 4 UEFA.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Segera Tayang di TVRI, Ada Nobar Gratis
Baca Juga: Live Gratis Perebutan “si Kuping Besar” Hasil Final Liga Champions PSG vs Arsenal Hari Ini
Puskas Arena adalah stadion sepak bola berstandar UEFA dan FIFA itu, menjadi markas utama Tim Nasional Sepak Bola Hungaria.
Namanya diambil dari sosok legenda sepak bola Hungaria dan Real Madrid, Ferenc Puskás.
Puskas Arena dibangun sekitar tahun 2017 dan diresmikan pada 15 November 2019, stadion ini dibangun di lokasi yang sama dengan Stadion Ferenc Puskas yang legendaris (dibangun tahun 1953) yang telah dirobohkan.
Dengan biaya pembangunan mencapai sekitar 533 juta euro, stadion ini merupakan salah satu fasilitas olahraga termahal dan termegah di Eropa Tengah.
Kompleks stadion memiliki luas 60.704 meter persegi, dengan titik tertinggi mencapai 50,7 meter.
Di pertandingan Liga Champions musim ke-71 ini, Hungaria bersiap menjadi pusat perhatian dunia sepak bola saat Puskas Arena di Budapest terpilih sebagai lokasi pertandingan pamungkas antara aksasa Prancis, PSG melawan wakil Inggris, Arsenal.
Puskas Arena memiliki keunikan karena Desain “Pylon” yanfg tetap dipertahankan. Arsitek stadion tetap mempertahankan elemen visual dari stadion lama, yakni struktur tiang (pylon) beton yang khas, memberikan kesan nostalgia bagi warga Budapest.
Lapangan menggunakan teknologi hybrid grass yang menggabungkan rumput alami dengan serat sintetis, memastikan permukaan tetap rata dan kuat meski digunakan dalam intensitas tinggi.
Stadion ini memiliki desain tribun tiga lantai yang sangat curam, memberikan jarak pandang yang intim dan atmosfer yang mengintimidasi bagi tim lawan.