Berdasarkan hasil riset dalam The Journal of Nutrition, asupan minuman berpemanis sangat berkaitan erat dengan lonjakan angka trigliserida dan kolesterol jahat.
“Minuman manis menyebabkan lonjakan insulin, yang memberi sinyal pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak kolesterol,” papar Peruvemba lagi.
Ia menambahkan, pemenuhan cairan secara rutin juga dapat mencegah tubuh salah mengartikan rasa haus sebagai sinyal lapar.
Hal ini sangat efektif menekan godaan untuk menyantap hidangan berlemak, atau makanan manis atau olahan yang selama ini menjadi biang keladi naiknya angka kolesterol. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu







