WARTABANJAR.COM, PEKANBARU - Viral di medsos kejadian yang melibatkan anak seorang bupati di Riau.

Berdasar hasil tes urine, anak bupati berinisial AF positif menggunakan narkoba jenis ganja.

Namun, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru Kombes Wawan Setiawan menyatakan anak bupati yang ikut diamankan saat penggerebekan di salah satu tempat hiburan malam (THM) itu hanya terpapar asap ganja.

Untuk meyakinkan publik, Kombes Wawan Setiawan menegaskan sudah meminta penjelasan tim medis.

Kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan aparat gabungan Polisi Militer (POM) TNI AD Pom TNI AU dan Propam Polda Riau, Minggu (24/5/2025) dini hari kemarin.

Sebanyak 13 orang baik laki-laki maupun perempuan, termasuk AF yang merupakan anak bupati di provinsi Riau, diamankan di salah satu THM di Kota Pekanbaru.

Diduga AF ikut pesta narkoba bersama 12 orang lain di THM tersebut.

Ke-13 orang itu diduga melakukan pesta narkoba jenis ganja.

Baca Juga: Kasus Anggota DPRD Aniaya Sopir di THM Berujung Damai, Mengamuk Saat Mabuk

Baca Juga: Ditangkap di Hari Idul Adha, Pimpinan Ponpes Diduga Lecehkan Puluhan Santri Modus Pijat

Usai penggerebekan, 8 laki-laki dan 5 perempuan itu diserahkan ke Polresta Pekanbaru untuk menjalami proses hukum.

Berdasar pendataan, ke-13 anak muda itu berasal dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta, petugas menyita barang bukti berupa ganja kering sebanyak 9,8 gram serta 4 cairan etomidate dari salah seorang di antara mereka yang berinisial FER.

Selain itu, juga menyita 1,2 gram ganja kering dari seorang berinisial FAY.

Kombes Muharman Arta dalam konferensi pers mengungkapkan ke-13 orang itu menjalani tes urine di RS Bhayangkara Polda Riau.

Hasilnya, semuanya positif narkoba.

Disinggung keterlibatan seorang anak bupati di kasus tersebut, Kombes Muharam Arta mengelak menjelaskan.

"Untuk latar belakang, maaf kami tidak bisa menjawab," katanya.

Penanganan selanjutkan dilakukan oleh tim BNN Kota Pekanbaru.