Kemudian, jangan sembarangan mengklik tautan (link) dari nomor atau akun yang tidak dikenal.
Dalam hal ini, disarankan pemerintah daerah membentuk unit laporan tiap kecamatan untuk mengurangi korban baru.
Selain paparan OJK, masukan dan saran lain disampaikan sejumlah TAG terkait program oleh OJK ini.
Tenaga Ahli Gubernur yang hadir Tasyriq Usman misalnya, menyarankan OJK juga melakukan sosialisasi di media televisi agar dijangkau seluruh masyarakat di Indonesia.
Alasannya, penipuan dari kejahatan scam ini masuk melalui internet yang diakses masyarakat dari mana saja, termasuk dari dalam rumah.
Saran disampai TAG lain HM Hatta, supaya ada edukasi dan sosialisasi OJK melalui radio yang dianggap bisa menjangkau masyarakat ke pelosok desa, disertai arahan kemana korban melaporkan kasus mereka.
Sementara Tenaga Ahli Gubernur Nurul Fajar Desira, menyoroti perlunya koordinasi OJK dengan pihak lain seperti dinas kominfo, perbankan, dan lainnya, sehingga laporan masyarakat cepat ditangani.
Tenaga Ahli Gubernur lain yang hadir adalah Sugiarto Sumas (moderator), Gusti Yanuar Rifai, Muhammad Amin, Ibnu Sina, Gusti Muhammad Hatta, Rifat, Noor Rifat, Ariffin Noor, Muhammad Habibi, Isharwanto, dan Agus Dian Noor.
Kegiatan yang diinisiasi Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Sekdaprov Kalsel itu turut dihadiri pejabat SKPD terkait dari Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Koperasi dan UKM, dan Biro Perekonomian.







