Kondisi sebaliknya justru dialami oleh Everton yang sedang berada dalam tren performa buruk menjelang laga ini.
Klub asal Merseyside tersebut sama sekali belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhirnya, dengan rincian dua hasil imbang dan tiga kali menderita kekalahan.
Masalah utama Everton terletak pada rapuhnya lini pertahanan mereka yang sudah kebobolan 11 gol dari lima pertandingan.
Walaupun lini depan mereka tergolong produktif dengan menyarangkan 9 gol, sektor belakang yang tidak solid membuat mereka kehilangan banyak poin penting.
Di kubu rival Tottenham, West Ham, kini berada di bawah tekanan terbesar pada pertandingan terakhir.
Di kandang mereka, London Stadium, The Hammers tidak punya pilihan selain menang melawan Leeds United, jika mereka ingin menjaga harapan mereka untuk tetap berada di Liga Premier, tetap hidup.
Setelah musim yang penuh gejolak, West Ham berada dalam posisi yang genting. Klub London ini saat ini berada di zona degradasi, dan hanya tiga poin yang akan menjaga harapan mereka untuk menghindari degradasi tetap hidup.
Bahkan, jika pun mereka mengalahkan Leeds, nasib tim asuhan Nuno Espirito Santo masih bergantung pada hasil pertandingan Tottenham.
Tekanannya sangat besar, tetapi hal itu juga bisa memotivasi West Ham untuk bermain habis-habisan dengan segala kemampuan mereka.
Keuntungan bermain di kandang dan dukungan penuh semangat dari penonton di London Stadium, menjanjikan awal yang cepat dan semangat juang bagi tim tuan rumah sejak menit-menit pertama.
Pertandingan kemungkinan akan berlangsung terbuka dan menyerang karena tim tuan rumah tidak boleh melakukan kesalahan.
West Ham mungkin memiliki penguasaan bola lebih banyak, tetapi Leeds sangat berbahaya dalam serangan balik.
Pertandingan ini menjanjikan 90 menit penuh emosi yang intens. Karakter dan momen-momen brilian individu dapat menentukan segalanya.
Dengan keuntungan bermain di kandang dan keinginan kuat untuk bertahan, West Ham masih dianggap sedikit lebih diunggulkan. (Wartabanjar.com)







