Tabalong Percepat Regenerasi Kebun Karet, Land Clearing Seluas 25 Hektare Dimulai Akhir Juli 2026
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) bersiap melaksanakan program peremajaan kebun karet pada triwulan III tahun 2026.
Sebanyak 10.500 batang bibit karet klon IRR 112, akan disalurkan kepada kelompok tani untuk peremajaan di lahan seluas 25 hektare.
Kepala Bidang Perkebunan DKP3 Kabupaten Tabalong, Anik Patsih Wati, mengatakan bibit tersebut akan didistribusikan kepada petani di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tanta dengan luas peremajaan mencapai 20 hektare dan Kecamatan Muara Uya seluas 5 hektare.
Menurut Anik, penetapan lokasi penerima bantuan dilakukan berdasarkan usulan yang diajukan masing-masing kelompok tani, melalui proposal kepada pemerintah daerah.
"Bibit akan disalurkan sesuai usulan dari kelompok tani, yang telah mengajukan proposal," ujarnya pada wartabanjar.com di ruang kerjanya, Rabu (15/07/2026).
Tidak hanya menyediakan bibit karet unggul, pemerintah juga memberikan dukungan berupa land clearing atau pembersihan lahan hingga siap tanam, serta bantuan pupuk untuk tahap awal penanaman.
Baca Juga: Tim Terpadu Temukan Ketidaksesuaian Distribusi Solar Bersubsidi Nelayan Tabanio Tanah Laut
Baca Juga: Wali Kota HM Yamin Desak Pemprov dan Balai Sungai Atasi Jalan Ambles di Sungai Lulut Banjarmasin
Anik menjelaskan, pekerjaan land clearing ditargetkan mulai dilaksanakan pada akhir Juli 2026, agar proses penanaman dapat segera dilakukan sesuai jadwal.
Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perkebunan karet di Kabupaten Tabalong.
Mengingat karet masih menjadi salah satu komoditas unggulan di Kalimantan Selatan, peremajaan dinilai penting untuk menjaga hasil produksi dan pendapatan petani.
Ia menegaskan, program peremajaan berbeda dengan perluasan areal tanam. Peremajaan dilakukan dengan menebang tanaman karet yang sudah tua, rusak, atau tidak lagi produktif, kemudian menggantinya dengan bibit baru yang memiliki potensi hasil lebih baik.
Sementara itu, program perluasan areal merupakan pembukaan lahan baru yang sebelumnya belum ditanami karet.
Dengan demikian, fokus program peremajaan tahun ini adalah mengembalikan produktivitas kebun-kebun karet milik petani, yang telah mengalami penurunan hasil akibat usia tanaman. (wartabanjar.com/Suhardi)