“Kami sudah melakukan koordinasi dan klarifikasi dengan PT Prima,” kata Suryo.
Ia menjelaskan, warga yang menangkap ikan bukan tamu undangan resmi, dan diduga tidak memahami bahwa ikan tersebut ditebar untuk berkembang biak di perairan umum.
DKPKP juga menyoroti jenis ikan yang ditebar dan menyarankan penggunaan bibit ikan, agar tidak langsung ditangkap warga.
PT PPI disebut telah meminta maaf atas insiden tersebut, dan berkomitmen melakukan evaluasi bersama DKPKP, termasuk edukasi kepada masyarakat terkait fungsi penebaran ikan di sungai. (Wartabanjar.com)







