Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel H. Suripno Sumas menyebut pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat penataan organisasi desa sekaligus menyatukan visi dan misi antarorganisasi.
Ia optimistis sinergi yang terbangun akan membawa dampak positif bagi kemajuan desa dan peningkatan kualitas masyarakat di Kalimantan Selatan.
“Kami meyakini pertemuan ini akan menghasilkan hal-hal positif. Dengan bersatunya empat organisasi desa, pembangunan desa akan berjalan lebih baik karena memiliki tujuan dan visi yang sama,” tegasnya.
Sementara itu, Kasubdit 1 Direktorat Intelkam Polda Kalsel AKBP Dr. Soetrijono AP MAP menilai sinergi antara organisasi desa, DPRD, aparat desa, dan kepolisian sangat penting dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, jelasnya akan lebih efektif jika dimulai dari tingkat desa melalui kerja sama seluruh pihak.
“Ini menjadi awal kebersamaan untuk membangun bersama. Sinergi dengan aparat desa, DPRD, dan para kepala desa akan mempermudah upaya menjaga kondusivitas kamtibmas di Kalimantan Selatan,” tandasnya. (Wartabanjar.com/*)
Editor Restu







