Sejak awal insiden terjadi, Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri telah berkoordinasi dengan KBRI di Ankara, KBRI di Kairo, dan KBRI di Amman guna menyiapkan langkah-langkah antisipatif.

“Sejak awal Kemlu melalui Direktorat PWNI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk memastikan keselamatan dan percepatan proses pemulangan para WNI apabila diperlukan,” ujarnya.

Kemlu RI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait guna memperoleh perkembangan terkini mengenai kondisi para WNI yang berada di dalam armada kemanusiaan tersebut.

“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” tegas Yvonne. 

(Wartabanjar.com/mui)

Editor Restu