WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Program Bimbingan Teknis (Bimtek) Wirausaha Baru (WUB) berupa pelatihan menjahit digelar di Kelurahan Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Murung Pudak sebagai upaya mencetak tenaga terampil dan mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru di bidang konveksi.

Salah seorang peserta, Novi Sujarwati, warga Mabuun Kecamatan Murung Pudak, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut.

Baca Juga Lahan Bendungan Riam Kiwa Sudah Siap 80 Persen, Pemprov Kalsel Kebut Penyelesaian

Ia mengatakan sebelumnya telah menyampaikan aspirasi kepada Ketua DPRD Tabalong agar masyarakat diberikan pelatihan menjahit melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong.

“Latihannya seperti mendesain baju, membuat baju dan berbagai keterampilan menjahit lainnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Hadi Ismanto, menuturkan pelatihan menjahit tersebut diikuti 16 peserta dari Kecamatan Murung Pudak dan dilaksanakan selama enam hari di Aula Kantor Kelurahan Sulingan.

Menurutnya, para peserta tidak hanya mendapatkan materi pelatihan menjahit, tetapi juga akan dibekali fasilitas penunjang usaha seperti mesin jahit, mesin obras dan perlengkapan lainnya yang berkaitan dengan keterampilan menjahit.

Sementara itu, Ketua DPRD Tabalong, Riza Fahlipi, mengatakan kegiatan tersebut turut mendukung salah satu visi misi Tabalong Smart, yakni mencetak 15 ribu tenaga terampil.

Ia berharap pelatihan itu mampu mendorong peserta menjadi pribadi yang mandiri, tidak bergantung pada pihak lain, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru guna meningkatkan pendapatan masyarakat.

Riza juga mengimbau para peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan karena peluang usaha di bidang konveksi dinilai cukup menjanjikan.

“Dari skala kecil dulu, nanti lama-lama setelah berproses akan menjadi besar bila ditekuni,” tandasnya. (wartabanjar.com/Suhardi/*).

Editor Restu