WARTABANJAR.COM – Terdapat 23 kasus terkonfirmasi Hantavirus dengan tiga kematian yang tersebar di sembilan provinsi dalam periode 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026 dilaporkan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes).
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan seluruh kasus konfirmasi mengarah pada Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul virus.
“Ini situasi nasional. Ada 23 positif, tiga kematian, sisanya sembuh. Sisa dua kasus suspek sudah terkonfirmasi negatif,” ujar Aji dalam keterangan pers Jumat (08/05).
Baca Juga Harga Tiket dan Jadwal Kapal DLU Banjarmasin ke Surabaya Minggu 10 Mei 2026, Tak Ada Kapal Pelni
Data sementara berikut wilayah yang dilaporkan terkonfirmasi positif hantavirus.
- Jakarta sebanyak 6 kasus
- Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 6 kasus
- Jawa Barat sebanyak 5 kasus
- Nusa Tenggara Timur sebanyak 1 kasus
- Kalimantan Barat sebanyak 1 kasus
- Sumatera Barat sebanyak 1 kasus
- Sulawesi Utara sebanyak 1 kasus
- Banten sebanyak 1 kasus
- Jawa Timur sebanyak 1 kasus
Hantavirus adalah sekelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia, terutama Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Virus ini terutama ditularkan melalui kontak dengan kotoran, air liur, atau urin tikus yang terinfeksi.







