WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi bentukan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai bergerak dengan menggelar rapat perdana bersama Satuan Tugas (Satgas) BBM Pemprov Kalsel, Sahabat Anti Kecurangan Bersatu (SAKUTU), serta perwakilan sopir truk se-Kalsel, Rabu (3/6/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalsel, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.

Pertemuan ini, katanya, merupakan langkah awal pansus untuk mengumpulkan berbagai data dan informasi terkait distribusi BBM bersubsidi, baik dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat, maupun para pengguna BBM subsidi di lapangan.

Ia menambahkan, nanti masih banyak lagi pihak yang akan pihaknya undang.

"Selanjutnya, seluruh data yang terkumpul akan kami kompilasi dan cocokkan untuk memastikan apakah BBM bersubsidi benar-benar sampai dan dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerimanya,” ujar Bang Dhin, sapaan akrabnya, dikutip dari laman DPRD Kalsel, Sabtu (6/6/2026).

Dari rapat perdana tersebut pihaknya memperoleh banyak masukan yang akan terlebih dahulu diinventarisasi sebelum ditindaklanjuti.

Ia menegaskan bahwa hak masyarakat harus benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Jangan sampai BBM bersubsidi justru diperjualbelikan kembali oleh pihak-pihak yang tidak seharusnya menerima subsidi tersebut.

Pansus, lanjutnya, berkomitmen bekerja secara objektif tanpa kepentingan tertentu.

Melalui pembahasan yang dilakukan, pansus berharap dapat menghasilkan rekomendasi yang berpihak kepada masyarakat, khususnya para sopir, nelayan, petani, pelaku UMKM, dan kelompok lain yang menjadi sasaran penerima subsidi.

“Saya yakin apabila mereka mendapatkan apa yang menjadi haknya, maka pertumbuhan ekonomi Kalsel juga akan semakin baik. Ini yang akan kami urai satu per satu. Ke depan, rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar dapat dijalankan oleh seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

BACA JUGA: SPBU Penyeleweng BBM Subsidi Siap-siap Kena Sanksi

BACA JUGA: Memutus Rantai Mafia Solar: Sat Polairud Tala Edukasi Penyaluran BBM Subsidi Nelayan Sungai Rasau