“Kami minta gaji yang tertunggak ini dilunasi, baru kami mau main lawan Dewa United,” kata pemain PSBS Biak, Nelson Alom.

Manajer PSBS Biak Alex Yarangga juga menegaskan permintaan para pemain itu bukan gertakan.

“Iya benar (tidak bertanding dan latihan). Saya sebagai manajer akan melanjutkan ini ke dewan direksi untuk bisa menyelesaikan hak-hak pemain dan ofisial, apalagi kompetisi akan berakhir Mei ini,” ucapnya.

Alex pun juga berharap supaya manajemen dan dewan direksi segera menyikapi dan menyelesaikan masalah tersebut.

Sebab pihaknya tak ingin terjadi masalah di sisa pertandingan yang ada di kompetisi Liga 1 Super League.

“Mudah-mudahan ada solusi untuk pertanyaan daripada teman-teman (pemain) dan ofisial semua,” tegas Alex.

Tuntutan pemain ini merupakan puncak dari permasalahan internal yang dialami PSBS Biak.

Sebelumnya, setidaknya ada 6 pemain yang memilih keluar karena gaji yang tak kunjung dibayar

Dua di antaranya adalah pemain lokal, Arif Budiyono dan George Brown.

Sisanya para pemain asing yakni Ruyery Blanco, Eduardo Barbosa, Kevin Alexander, dan Sandro Embalo.

Dalam Liga 1 Super League, PSBS masih menyisakan 3 laga melawan Dewa United, Bhayangkara FC, dan Arema FC.

Terlepas dari mogok tidaknya PSBS Biak, Dewa United diprediksi akan memenangkan laga.

Dalam 5 laga terakhir, mereka mampu menang 4 kali dan sekali imbang. (Wartabanjar.com/dwisud)

Editor Restu