Tips Sehat, 10 Makanan Atasi Badan Lemas Setelah Sakit
Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan seng, vitamin E, mangan, dan magnesium yang baik dalam berbagai jenis kacang-kacangan serta biji-bijian. Vitamin E bermanfaat bagi tubuh sebagai antioksidan untuk melindungi dari kerusakan sel.
6. Unggas
Unggas, termasuk ayam dan kalkun mengandung glutamin dan arginin, dua asam amino yang dapat membantu masa pemulihan dan penyembuhan.
Asam amino spesifik yang terkandung dalam unggas memiliki fungsi sebagai bahan penyusun protein. Pada akhirnya, protein akan memainkan peran penting dalam penyembuhan luka dan fungsi kekebalan tubuh. Dalam kehidupan sehari-hari, cukup mudah mendapatkan unggas. Dengan kandungan nutrisinya yang kaya serta mudah didapat, unggas merupakan pilihan tepat menjadi makanan untuk memulihkan stamina setelah sakit.
7. Daging Organ
Daging organ adalah makanan bergizi. Daging organ mengandung banyak nutrisi pendukung kekebalan, termasuk vitamin A, zat besi, seng, vitamin B, dan tembaga.
Vitamin A dalam daging organ berperan krusial bagi respon sel kekebalan tubuh. Sehingga mampu membantu menghambat sel-sel inflamasi, mendukung kesehatan kulit, dan juga membantu penyembuhan luka. Daging organ juga merupakan sumber protein yang baik, yang dibutuhkan untuk pemulihan setelah operasi dan penyakit.
8. Kerang-kerangan
Kerang-kerangan, seperti tiram, sarat akan nutrisi sehat. Kabar menariknya, dan cukup jarang diketahui banyak orang, adalah kerang-kerangan merupakan jenis makanan untuk memulihkan stamina setelah sakit. Salah satu nutrisi sehat yang bisa didapat dari kerang-kerangan adalah zinc.
Peran zinc sangat krusial untuk fungsi kekebalan tubuh yang sehat. Zinc juga membantu mempercepat pemulihan dan mempercepat penyembuhan luka.
9. Sayuran Cruciferous
Sayuran seperti kembang kol, brokoli, dan kubis dapat mendukung pemulihan berkat berbagai macam vitamin, mineral, dan antioksidan yang terkandung di dalamnya. Sayuran cruciferous mengandung glucosinolates yang merupakan senyawa yang diubah tubuh menjadi isothiocyanate.
Senyawa ini terbukti meningkatkan kekebalan dengan menekan peradangan, mengaktifkan pertahanan kekebalan, dan menginduksi kematian pada sel yang terinfeksi.
10. Ubi Jalar