Dia langsung melakukan tendangan kungfu yang diarahkan ke salah seorang pemain Dewa United U20.

Tak main-main, arah tendangan kungfu Fadly Alberto mengarah ke bagian belakang kepala korban hingga langsung terjatuh kesakitan.

Fadly menyesal dan mengaku keliru.

Tidak lama setelah kejadian itu, secara terbuka Fadly Alberto meminta maaf dan mengaku sangat menyesal.

“Dengan sadar saya memohon maaf atas perbuatan bodoh saya saat pertandingan melawan Dewa United U-20,” kata Fadly Alberto, Senin (20/4/2026).

Secara khusus, pemain asal Timika, Papua Barat, itu meminta maaf kepada pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis, yang menjadi korban aksinya.

“Secara khusus, saya minta maaf kepada rekan Nurkholis dan juga tim Dewa United U-20 atas perbuatan buruk saya menendang dia,” kata Fadly Alberto.

“Untuk timnas Indonesia, saya minta maaf atas perbuatan yang sudah mencoreng nama baik timnas Indonesia.”

“Kepada masyarakat Indonesia, saya juga meminta maaf atas kegaduhan tindakan ini,” lanjut Fadly Alberto.

Pemain yang tinggal di Bojonegoro, Jawa Timur itu mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

“Semoga tindakan saya ini memberikan pelajaran yang baik untuk saya ke depannya," ucapnya. (Wartabanjar.com/dwisud)

Editor: Yayu