Pada kejadian yang sesungguhnya tidak seperti itu. Proses tenggelam cenderung tidak bersuara. Pada saat struggling kepala lebih banyak berada di bawah permukaan air sehingga sulit untuk berteriak.

Secara insting pun anak akan berusaha untuk mengambil napas. sehingga kalaupun kepala berhasil keluar dari air akan dimanfaatkan untuk menarik napas.

Gerakan tangan dan kaki cenderung seperti menaiki tangga atau seperti gerakan anjing. Cenderung tidak beraturan. Pada keadaan ini anak tidak dapat melambai dan bereteriak minta tolong. Sehingga tenggelam cenderung tidak bersuara atau sering kita sebut sebagai SILENT DROWNING.

  1. Proses tenggelam sering tidak disadari oleh orang yang ada di sekitarnya

Karena prosesnya yang tidak bersuara, maka orang yang berada di sekitarnya tidak mendengar dan tidak menyadarinya. Satu-satunya diteksi korban tenggelam adalah secara visual atau melihat kejadiannya.

  1. Tenggelam dapat juga terjadi di kolam dangkal

Jangan pernah beranggapan bahwa anak anda akan aman karena berada di kolam dangkal.

Kolam dangkal termasuk sumber bahaya bagi anak kecil. Kolam anak, kolam ikan, kolam plastik bahkan bak mandi dapat berbahaya bagi anak kecil.

Anak memiliki daya apung (bouyancy) yang sangat positif. Atau dengan kata lain sangat ngapung. Kondisi ini justru dapat membahayakan anak. Apabila secara tidak sengaja anak mengapung dalam posisi terlungkup, maka mulai dari kepala, badan dan kaki berada di permukaan air.

Posisi ini akan menyulitkan anak untuk menurunkan kakinya ke lantai kolam. Sedangkan dia tidak bisa bernapas karena wajah berada di dalam air.

Di kolam dangkal anak tenggelam dalam posisi seperti ini. Sehingga permukaan air diatas lutut anak sudah dapat menenggelamkan si anak. Namun bukan berarti jika permukaan air di bawah lutut anak akan aman buat anak.

Air yang sangat dangkal juga memiliki potensi bahaya yang lain. Lantai kolam dangkal biasanya licin. Apabila anak terpeleset dapat menyebabkan benturan kepala pada lantai kolam. Jika anak menjadi tidak sadar, dapat menyebabkan anak tenggelam. (Wartabanjar.com/ahmad raihan)