WARTABANJAR.COM, BARABAI– Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mempercepat proses pengadaan lahan untuk pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih melalui Focus Group Discussion (FGD), Kamis (16/4/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menekan peran tengkulak melalui penyediaan pusat distribusi kebutuhan pokok di tingkat desa.
Percepatan tersebut juga dilakukan guna mengejar target penetapan lokasi paling lambat Mei 2026, di tengah adanya kendala di lapangan seperti tingginya harga tanah dan persoalan pemanfaatan aset.
Bupati HST, Samsul Rizal, menegaskan bahwa program ini merupakan prioritas nasional yang memiliki dampak besar terhadap perekonomian masyarakat.
“Koperasi Desa Merah Putih adalah program prioritas nasional yang berpotensi membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi desa,” ujarnya.
Saat ini, sebanyak 16 gerai telah memasuki tahap konstruksi, sementara enam lokasi lainnya dinyatakan siap digunakan, namun sebagian wilayah masih menghadapi kendala ketersediaan lahan.
Untuk itu, Bupati menginstruksikan camat dan pemerintah desa segera melakukan percepatan perubahan APBDesa 2026 secara transparan guna pengadaan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi.













