WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMP tingkat Kabupaten Tabalong digelar selama dua hari, 15–16 April 2026, di Jelita Hotel Tanjung, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini menjadi ajang seleksi bagi para siswa untuk melaju ke tingkat provinsi hingga nasional.

Sebanyak 51 sekolah dari total 63 SMP di Tabalong turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong, Nurhaniah selaku panitia pelaksana mengatakan, terdapat delapan cabang lomba yang dipertandingkan sesuai ketentuan dari Pusat Prestasi Nasional.

“Delapan lomba itu di antaranya musik tradisional, mendongeng, menyanyi solo, menulis cerita, ilustrasi, dan pantomim,” ujarnya pada wartabanjar.com di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, FLS2N tingkat kabupaten ini merupakan tahap seleksi awal untuk menentukan perwakilan Tabalong di tingkat provinsi.

Para juri yang dilibatkan berasal dari kalangan seniman dan budayawan lokal Tabalong.

Menurut Nurhaniah, sejumlah cabang lomba menjadi andalan daerah, seperti seni tari yang selama ini kerap menunjukkan prestasi membanggakan.

Selain itu, cabang pantomim juga pernah menembus tingkat nasional.

“Menari menjadi salah satu unggulan Tabalong. Pantomim juga pernah lolos hingga tingkat nasional,” katanya.

Setelah seleksi tingkat kabupaten, para pemenang akan kembali berkompetisi di tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 15 April hingga 25 Mei 2026.

Apabila berhasil lolos di tingkat provinsi, para peserta akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada ajang FLS2N tingkat nasional. (wartabanjar.com/Suhardi)

Editor: Yayu