Terisak Usai Diperiksa MKD DPR, Legislator Kalsel Habib Aboe Bakar Minta Maaf ke Ulama Madura

Saat rapat bersama BNN (Badan Narkotika Nasional), pada 7 April 2026, Habib Aboe Bakar mengatakan ulama mulai terlibat dalam peredaran narkoba.

Bahkan, peredaran narkoba mulai merambah pesantren.

“Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan sedikit,” kata Habib Aboe Bakar.

Ia menduga hal tersebur terjadi karena ada keterlibatan pebisnis-pebisnis besar.

“Nah, saya khawatir yang bermain-main ini, ya maaf ya, saya, kita tidak tendensius, saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, atau pebisnis-pebisnis besar,” ujar Habie Aboe Bakar. (Wartabanjar.com/berbagai sumber/dwisud)

Editor Restu