Risiko ini semakin meningkat pada individu yang memiliki faktor pendamping seperti diabetes, kebiasaan merokok, berat badan berlebih (obesitas), atau mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa.

Penting untuk diingat bahwa tanda-tanda pada kuku hanyalah sebuah peringatan awal dan bukan alat diagnosis final.

Ia menekankan bahwa jika seseorang menemukan kuku mereka tampak pucat dan rapuh, langkah paling bijak adalah segera melakukan pemeriksaan medis.

"Diagnosis yang akurat hanya bisa diperoleh melalui tes darah lengkap yang mengukur profil lipid secara mendetail," ujarnya.

Terkait frekuensi pemeriksaan, para ahli menyarankan tes darah rutin mulai usia 50 tahun bagi pria dan 60 tahun bagi wanita, terutama jika tidak ada faktor risiko kardiovaskular lainnya.

Bagi wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal, pemeriksaan rutin disarankan dilakukan lebih awal untuk memantau perubahan kadar lemak darah yang mungkin dipengaruhi oleh hormon tersebut. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu