WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Ini hasil Liga Champions 2025/2026 di leg pertama babak perempatfinal antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou Stadium, Spanyol, Kamis (9/4/2026) dinihari.

Tuan rumah Barcelona takluk dari tamunya Atletico Madrid dengan skor 0-2.

Ini merupakan kekalahan pertama Barcelona dari Atletico dalam 20 tahun, bahkan sang megabintang Lamine Yamal pun terlihat frustrasi karena berulang kali gagal menceploskan bola ke gawang lawan.

Kali terakhir Barcelona kalah di kandang dari Los Rojiblancos (julukan Atletico Madrid) pada 5 Februari 2006 dengan skor 1-3.

Petaka lain juga dialami Barcelona ketika pemainnya, Pau Cubarsi dikartu merah wasit di menit-menit akhir babak pertama.

Adapun gol kemenangan Atletico Madrid dihasilkan oleh Julian Alvarez pada menit ke-45 dan Alexander Sorloth pada menit ke-70.

Kemenangan ini menjadi modal besar bagi tim besutan Diego Simeone karena leg kedua dimainkan di kandang mereka, Stadion Metropolitano, pekan depan.

Bagi pelatih Atletico Madrid, Diego Simone, ini adalah rekor pencapaian pribadinya sebagai pelatih.

Pasalnya, kali pertama ini dia mampu membawa tim yang dilatihnya meraih kemenangan di Camp Nou.

Melansir laman Opta Jose, dalam laga melawan Atletico Madrid, Blaugrana (julukan Barcelona) menyamai rekor terburuk dari sebuah tim Spanyol di Liga Champions dengan kebobolan setidaknya satu gol dalam 14 pertandingan berturut-turut.

Rekor ini dibukukan oleh Villarreal pada Liga Champions 2008 dan 2021.

Masih menurut laman tersebut, sebaliknya rekor terbaik pencapaian individu di Liga Champions diraih striker Atletico Madrid, Julian Alvarez.

Tragisnya, Julian Alvarez dikabarkan sedang didekati Barcelona untuk bergabung di musim depan.

Golnya ke gawang Barcelona, dini hari tadi adalah gol sembilan di Liga Champions musim ini.

Sementara itu megabintang Barcelona, Lamine Yamal beberapa kali menunjukkan gesture frustrasi.

Berulangkali dia dan para pemain Barcelona gagal membongkar pertahanan Atletico Madrid.

Lamine Yamal sendiri dengan kemampuan dribbling juga sering melakukan tusukan hingga masuk kotak penalti, namun tetap gagal membobol gawang lawan.