Ronaldo Jalani Terapi Khusus Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Portugal di Grup Ringan

Alat tersebut kemudian memberikan tekanan ritmis pada bagian tubuh seperti kaki, lengan, atau perut.

Teknik ini dipercaya mampu meningkatkan sirkulasi limfatik, mengurangi pembengkakan, serta membantu meredakan nyeri otot—sesuatu yang sangat penting bagi atlet yang tengah menjalani rehabilitasi cedera.

Sebelumnya, Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen besar terakhir dalam karier internasionalnya.

Di Piala Dunia 2026, Timnas Portugal tergabung di Grup K bersama Kolombia, Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo.

Banyak kalangan menyebut Timnas Portugal berada di grup ringan dan diprediksi kuat lolos ke babak berikutnya.

Timnas Portugal yang dibesut Roberto Martinez berencana menjalani laga ujicoba pra-Piala Dunia 2026 melawan Meksiko dan Amerika Serikat.

Ronaldo termasuk salah satu pemain “senior” di Piala Dunia 2026.

Meski tak lagi muda, Ronaldo mengaku enjoy menjalani kariernya sebagai pesepak bola profesional.

“Di usia seperti sekarang, waktu terasa berjalan sangat cepat dalam sepak bola. Karena itu saya benar-benar menikmati setiap momen,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ronaldo menegaskan dirinya masih mampu bersaing dengan pesepak bola muda.

“Saya masih mampu berlari cepat dan mencetak gol,” tegasnya.

Namun, Ronaldo menyadari kemampuan itu tidak mungkin selamanya.

“Bisa satu atau dua tahun lagi (pensiun),” ucap Ronaldo.

Piala Dunia 2026, terakhir bermain bersama Timnas Portugak? “Tentu saja, ya,” tegasnya. (Wartabanjar.com/dwisud)

Editor Restu