WARTABANJAR.COM – Masih menjadi teka-teki, dapatkah megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo bermain di Piala Dunia 2026?
Atau, bila ikut Piala Dunia 2026, akankah Cristiano Ronaldo yang kini merumput di klub Liga Arab Saudi, Al-Nassr bisa bermain maksimal?
Bukan karena faktor usia karena sang kapten Timnas Portugal itu sudah berusia 41 tahun tetapi kabarnya Cristiano Ronaldo sedang dibelit cedera hamstring.
Baca Juga Kabur Usai Menusuk Korban, Pelaku Pembunuhan di Surgi Mufti Banjarmasin Diburu Polisi
Dia mengalaminya saat memperkuat Al-Nassr tampil di Liga Arab Saudi, bulan lalu.
Dan hingga kini, sekira dua bulan jelang Piala Dunia 2026 bergulir di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada, cedera Ronaldo belum pulih.
Kekhawatiran publik pun bertambah ketika pelatih Al-Nassr, Jorge Jesus mengonformasikan kondisi yang mengejukan.
Disebutkan Jorge Jesus, bahwa cedera yang dialami Ronaldo lebih serius dari dugaan awal.
“Setelah melakukan pemeriksaan, kami melihat cedera yang dialami Cristiano Ronaldo lebih serius dari yang diperkirakan,” ujarnya.
Jorge Jesus pun mengungkapkan karena kondisi tersebut, Ronaldo akan menjalani perawatan atau terapi khusus di Madrid, Spanyol.
Terapi khusus itu diharapkan bisa berbuah hasil positif sehingga Ronaldo bisa maksimal tampil di Piala Dunia 2026.
“Ronaldo akan pergi ke Spanyol, seperti beberapa pemain lain yang pernah menjalani perawatan di sana. Cedera ini membutuhkan penanganan khusus di Madrid bersama terapis pribadinya,” kata pelatih Al-Nassr.
Informasi yang beredar, dalam terapi khusus itu, Ronaldo akan menjalani pengobatan dengan menggunakan metode pressotherapy.
Yakni, teknologi terapi yang menggunakan tekanan udara melalui sebuah alat khusus.
Dengan terapi ini pasien mengenakan semacam pakaian khusus yang dapat mengembang menggunakan tekanan udara.







