WARTABANJAR.COM – Perombakan tim sedang disiapkan manajemen PSIS Semarang setelah hasil tidak memuaskan di Liga 2 Championship musim ini.
Sejumlah nama mantan pemain PSIS Semarang pun ramai dibicarakan spporter PSIS Semarang di medsos, seperti Carlos Fortes, Pratama Arhan, Hari Nur Yulianto, Septian David Maulana dan Alfeandra Dewangga.
Sementara untuk bursa pelatih, kini muncul nama baru yakni manta Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman (Djanur) setelah sebelumnya beredar nama Aji Santoso, Hendri Susilo dan Imran Nahumarury.
Rencana perombakan tim menjadi pembahasan dalam pertemuan antara manajemen PSIS Semarang dengan perwakilan suporter yang tergabung dalam Panser Biru dan SNEX.
Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika menegaskan proses pembentukan tim baru sudah mulai berjalan.
Bukan hanya Menyusun komposisi pemain tetapi juga struktur ofisial termasuk pelatih dan fondasi organisasi tim secara keseluruhan.
Baca Juga: Misteri Pelatih PSIS Liga 2: Semusim 6 Coach, Kas Hartadi Cuma 2 Bulan, 3 Nama Masuk Radar
Baca Juga: Bobotoh Berduka, Persib Bandung Soroti Aksi Kekerasan Usai Lawan Persija di Liga 1
Saat ini tim berjuluk Mahesa Jenar telah dibubarkan.
Rencananya, akan kembali memulai pelatihan pada Juli 2026.
Pada Liga 2 Championship, PSIS Semarang hanya finish di urutan 8 dari 10 tim di Grup Timur Liga Championship.
Posisi tersebut hanya setingkat di atas Persiba Balikpapan yang akhirnya selamat dari degradasi dan Persipal Palu yang harus turun kasta ke Liga 3.
Seusai pertemuan dengan manajemen, Ketua Panser Biru, Kepareng Wareng membocorkan ciri-ciri calon pelatih yang diincar.
Dia menyebut sosok itu masih terikat kontrak dengan klub Liga 1.
Kemudian memiliki lisensi AFC Pro dan pernah membawa klubnya juara.
“Akan diumumkan setelah liga 1 berakhir? Aku ketoke ngerti pelatihe sopo hahahhaha,” tulis Kepareng Wareng.
Sontak, unggahan Kepareng Wareng itu banjir komentar dan spekulasi.
Nama-nama pun bermunculan seperti pelatih Malut United Hendri Susilo, Pelatih Semen Padang yang pernah membesut Malut United dan PSIS Imam Nahumarury dan Pelatih Garudayaksa, sang juara Liga 2 Championship, Aji Santoso.







