Pasca Kebakaran Barabai Darat, Bupati HST Datangi Korban dan Salurkan Bantuan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran di Jalan Mualimin, Kelurahan Barabai Darat, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, dengan turun langsung ke lokasi kejadian, Kamis (26/03/2026).
Kehadiran Bupati menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan warga terdampak mendapatkan perhatian serta penanganan yang cepat dan tepat.
“Ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Samsul Rizal.
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi jajaran Dinas Sosial dan instansi terkait. Ia menyerahkan bantuan berupa uang tunai, paket sembako, bantuan nonsembako, serta kebutuhan dasar lainnya untuk meringankan beban korban.
“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung anak-anak agar tetap bisa bersekolah meskipun dalam kondisi sulit,” tambahnya.
Selain itu, Bupati juga berdialog langsung dengan warga terdampak untuk mendengarkan kebutuhan mendesak pascakebakaran. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan, baik dalam jangka pendek maupun penanganan lanjutan.
Diketahui, kebakaran terjadi pada Rabu (25/03/2026) sekitar pukul 17.55 WITA. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain karena sebagian besar rumah di kawasan tersebut berbahan kayu.
Peristiwa tersebut menghanguskan empat unit rumah warga dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Dua rumah milik Nurhasanah dan Taufiqurrahman mengalami kerusakan total (100 persen). Sementara itu, rumah Ahmad Luthfi mengalami kerusakan sekitar 90 persen, dan rumah Fatimatul Aulia sekitar 60 persen.
Berdasarkan data Taruna Siaga Bencana (Tagana) HST, kebakaran ini berdampak pada empat kepala keluarga dengan total 14 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Api berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan yang terdiri dari BPK Balakar 654 Murakata, BPBD HST, Tagana, Satpol PP dan Damkar, TNI/Polri, PLN, serta masyarakat setempat yang berjibaku di lokasi kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dengan bangunan berbahan mudah terbakar.