WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Tabalong melakukan pengawasan intensif terhadap pangan selama Bulan Ramadhan, mulai dari sarana distribusi hingga pasar Ramadhan.
Dari hasil pengujian, BPOM Tabalong mengambil sebanyak 165 sampel takjil.
Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan aman dan tidak mengandung bahan berbahaya.
Hal itu diungkapkan Kepala BPOM Tabalong, Taufiqurrahman pada wartabanjar.com, Jumat (27/3/2026).
Dikatakannya kegiatan ini difokuskan pada takjil siap saji serta sarana distribusi pangan guna memastikan keamanan produk yang beredar di masyarakat.
“Pengawasan dilakukan secara intensif sepanjang bulan Ramadhan,” ujar Taufiq.
Selain itu, BPOM juga melakukan pemeriksaan terhadap 12 sarana distribusi pangan.
Dari jumlah tersebut, dua sarana ditemukan memerlukan perbaikan.
Meski demikian, pihak BPOM langsung melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha terkait temuan produk tersebut.
BACA JUGA: Live Streaming Barito Putera vs Persiku Kudus Kick Off Minggu, Misi Rebut 3 Poin di Liga 2 2025-2026
Menurut Taufiq, pengawasan bertujuan untuk melindungi masyarakat dari risiko pangan yang tidak aman, sekaligus mendorong pelaku usaha agar selalu menjaga mutu dan keamanan produk yang dijual.
Kepala BPOM juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif sebagai konsumen cerdas melalui penerapan Cek KLIK, yakni Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa.







