Hasil Pengawasan BPOM Tabalong Selama Ramadhan 1447 H: 165 Takjil Dinyatakan Aman dan Bebas Bahan Berbahaya

Dari jumlah tersebut, dua sarana ditemukan memerlukan perbaikan.

Meski demikian, pihak BPOM langsung melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha terkait temuan produk tersebut.

BACA JUGA: Live Streaming Barito Putera vs Persiku Kudus Kick Off Minggu, Misi Rebut 3 Poin di Liga 2 2025-2026

Menurut Taufiq, pengawasan bertujuan untuk melindungi masyarakat dari risiko pangan yang tidak aman, sekaligus mendorong pelaku usaha agar selalu menjaga mutu dan keamanan produk yang dijual.

Kepala BPOM juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif sebagai konsumen cerdas melalui penerapan Cek KLIK, yakni Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa.

“Dengan pengawasan berkelanjutan dan kesadaran masyarakat, diharapkan keamanan pangan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat mengonsumsi pangan dengan aman dan nyaman,” pungkas Taufiq. (wartabanjar.com/Suhardi)

Editor: Yayu