Kapan Puasa Syawal Dimulai, ini Bacaan Niatnya

WARTABANJAR.COM – Setelah momen Idul Fitri 1447 H, ibadah sunnah bagi umat muslim adalah puasa Syawal.

Amalan sunnah yang sangat dianjurkan setelah menunaikan ibadah di bulan Idul Fitri adalah puasa selama enam hari di bulan Syawal.

Puasa enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan yang besar, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah ﷺ:

“Barang siapa berpuasa Ramadan, kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia berpuasa sepanjang tahun.”

(HR. Muslim).

Selain itu, puasa Syawal juga menjadi tanda diterimanya amal Ramadan. Para ulama menjelaskan bahwa salah satu ciri amal diterima adalah adanya keberlanjutan dalam kebaikan setelahnya.

Puasa Syawal bisa dimulai pada 2 Syawal, setelah Hari Raya Idul Fitri. Tahun ini, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatYuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dengan demikian, 2 Syawal 1447 H atau awal puasa Syawal akan jatuh pada Minggu, 22 Maret 2026.

Niat puasa Syawal adalah Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnatis Syawwāli lillāhi ta’ālā, yang artinya “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala”. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor Restu