WARTABANJAR.COM, KALBAR – Antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai terjadi Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Kendaraan sepeda motor dan mobil mengular di depan SPBU hingga jalanan mengantre BBM.
Dikutip akun mosesmo_, warga rela meninggalkan kendaraannya demi mendapatkan BBM jenis Pertalite.
Diduga antrian mencapai beberapa kilometer. Situasi ini memicu keluhan masyarakat terkait distribusi BBM di daerah tersebut.
Sebelumnya warga Sambas juga melaporkan harga Pertalite eceran di beberapa tempat mencapai sekitar Rp15.000 hingga Rp 20.000 per liter, jauh di atas harga normal.
Prediksi kelangkaan BBM terus mencuat seiring dengan memanasnya konflik Timur Tengah.
Terlebih setelah Iran menutup Selat Hormuz, jalur perdagangan impor minyak ke banyak negara, termasuk Indonesia.
Di banyak negara Asia sudah menerapkan penghematan BBM karena kondisi tersebut.
Seperti menerapkan work from home (wfh), hingga meliburkan sekolah.
(Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu







