Hasnuryadi menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalsel juga terus mendorong terciptanya iklim olahraga yang positif dan kondusif, termasuk melalui dukungan moral serta kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan komunitas suporter.
Di akhir sambutannya, Hasnuryadi mengajak seluruh Barito Mania untuk terus menjaga silaturahmi serta memberikan dukungan positif bagi Barito Putera.
“Mari kita terus dukung dengan cinta yang abadi, cinta yang Waja Sampai Kaputing, demi kebanggaan Banua,” pungkasnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, Ahmad Mubarak menyampaikan tausiah yang menekankan pentingnya silaturahmi dan kebersamaan dalam bulan suci Ramadan.
“Pertemuan seperti ini sangat baik, karena selain mempererat persaudaraan juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan. Semoga semua yang hadir diberikan rezeki yang halal, berkah, dan dilimpahkan kebaikan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, KH Ahmad Mubarak mengingatkan keutamaan ibadah puasa Ramadan, di mana setiap orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan saat berbuka puasa setelah menahan lapar dan dahaga, serta kebahagiaan di akhirat ketika Allah SWT memberikan balasan surga bagi hamba-Nya yang menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan.
Usai berbuka puasa dan melaksanakan salat Magrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas Milad ke-24 Barito Mania serta kebersamaan antara manajemen, pemain, dan para suporter.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan manajemen PS Barito Putra dan pendiri Barito Mania, sejumlah pemain Barito Putera, berbagai komunitas suporter yang tergabung dalam Barito Mania, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. (Wartabanjar.com/rfq/adpim)
Editor Restu







