WARTABANJAR.COM – Stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026.
Pemerintah memastikan cadangan berbagai jenis BBM saat ini berada di atas batas minimum. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran.
Hal itu disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam keterangan resmi, Sabtu (14/3/2026).
“Jadi saya pikir untuk urusan bensin, insya Allah clear Bapak (Presiden). Cadangan menjelang hari raya untuk semua BBM dan LPG, insya Allah aman Bapak,” kata Bahlil.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam sidang kabinet, cadangan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) RON 90 mencapai sekitar 24,39 hari. Sementara itu, cadangan Jenis BBM Umum (JBU) RON 92 tercatat sekitar 28 hari dan RON 98 sekitar 31 hari.
Untuk jenis solar subsidi, kapasitas cadangan mencapai sekitar 16,41 hari, sedangkan solar CN 53 sekitar 46 hari dan avtur sekitar 38 hari. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, pasokan solar relatif lebih stabil karena seluruhnya diproduksi dari dalam negeri.
Kondisi tersebut juga didukung oleh beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur pada Januari 2026 yang meningkatkan kapasitas produksi kilang nasional.







