“Artinya, 15 gol yang tercipta bukan hanya peran Tocantins saja, merupakan hasil kerja sama seluruh tim. Kita bisa melihat bahwa gol-gol yang kami ciptakan terjadi melalui kolektivitas permainan. Termasuk gol kemarin dari Mofu, prosesnya berawal dari pemain tengah yang mengalirkan bola ke Injay, lalu langsung mengirimkan umpan silang,” ujarnya di Lapangan Pakembinangun.
Tantangan berikutnya bagi Gustavo Tocantins, yakni membobol gawang Palu FC dan PS Barito Putera.
Pasalnya kedua tim ini belum sama sekali merasakan kebobolan gawangnya melalui kepala dan kedua kaki pemain bernomor punggung 11 di skuad Laskar Sembada. (Wartabanjar.com/rilis)
Editor Restu







